Sebelunya kita sudah tau nama yang di gadang gadangkan maju menjadi capres 2014, tigadi antaranya adalah Probowo Subianto Aburizal Bakrie dan megawati soekarnoputri dari hasil survei dari beberapa lembaga survei seperti Jaringan Suara Indonesia (JSI) pada Minggu 23 Oktober 2011, Reform Institute pada Selasa 25 Oktober 2011, dan Soegeng Sarjadi Syndicate (SSS) pada Rabu 26 Oktober 2011. memang dari beberapa hasil survei itu { di luar nama nama lain yang beredar } nama ketu dewan pembina partai GERINDRA { Gerakan Indonesia Raya } Prabowo Subianto , ketua umum partai GOLKAR { Golongan Karya } Aburizal Bakrie , ketua umum partai PDI-P { Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan } ibu Megawati Soekarnoputri mendapatkan jumlah pemilih yang cukup besar.
Bahkan partai penguasa sekarang yang menurut isu dan kabar kabar yang beredar yang akan mengusung istri Presiden yudoyono yaitu Ani Yudhoyono hanya mendapat (1,6 persen) menurut survei Jaringan Suara Indonesia (JSI) pada Minggu 23 Oktober 2011. masih di bawah Megawati Soekarnoputri , sebesar 19,6 persen, Prabowo Subianto (10,8 persen), Aburizal Bakrie (8,9 persen), Wiranto (7,3 persen), Sri Sultan Hamengkubuwono X (6,5 persen), Hidayat Nur Wahid (3,8 persen), Surya Paloh (2,3 persen), Sri Mulyani (2 persen).
Bagi sebagian besar Parpol Memang terlalu dini untuk berbicara soal Capres 2014, tetapi ini penting bagi masyarakat untuk menentukan Calon Presiden yang akan Mereka pilih 2014 nanti, sehingga tidak memilih Capres yang LAMBAN, KURANG TEGAS, tidak berkomitmen terhadap PEMBERANGUSAN Para KORUPTOR , KKN , dan tidak memperhatikan daerah2 perbatasan yang akan dapat menjadi bumerang terhadap keutuhan NKRI jika tidak di hadapi dengan keseriusan, ketegasan dan kemauan membangun.
Soal isu isu capres muda maupun tua, sebenarnya muda ataupun tua itu sama saja yang penting mempunyai kapasitas sebagai pemimpin, tidak cacat hukum dalam hal pembrantasan korupsi, berkomitmen untuk membangun, tegas , serta mementingkan kepentingan rakyat dari pada koalisi antar parpol yang mengusung dirinya menjadi presiden.





